telkomsel halo

Sinyal Pembukaan 4G di 1.800 MHz pada Februari Menguat

08:22:28 | 22 Jan 2015
Sinyal Pembukaan 4G di 1.800 MHz pada Februari Menguat
Ilustrasi (dok)
JAKARTA (IndoTelko) – Sinyal akan dibukanya frekuensi 1.800 MHz bagi layanan 4G berbasis Frequency Division Duplexing Long Term Evolution (FDD-LTE) pada Februari mendatang menguat.

Hal itu terlihat pasca pertemuan Menkominfo Rudiantara didampingi Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) dengan para petinggi operator di awal pekan ini.(Baca juga: BRTI Kaji Skenario 4G di 1.800 MHz)

“Hasil rapatnya adalah operator masih diberi waktu 10 hari untuk menyepakati skenario tahapan migrasi dari 2G ke 4G dan menuju penempatan pita frekeunsi yang berdampingan,” ungkap Anggota KRT BRTI Nonot Harsono kepada IndoTelko, kemarin.

Dijelaskannya, skenario yang ditawarkan pemerintah untuk refarming frekuensi 1.800 MHz agar bisa digunakan untuk 4G adalah bertahap per wilayah dengan cara swap frekuensi serempak. “Jadi, bukan bertahap "transit" pake pengosongan pita. Maksud bertahap itu adalah tidak sekaligus seluruh Indonesia,” paparnya.(Baca juga: Ini Bocoran Strategi migrasi 4G)

Menurutnya, swap frekuensi adalah cara yang harus ditempuh dimana jika ada BTS di suatu area yang tidak bisa swap langsung, maka cara bertahap hanya berlaku untuk BTS itu. “Pola pikirnya itu adalah jangan jadikan hambatan kecil menjadi penghambat kerjaan besar,” tegasnya.

Diungkapkannya, pada Februari Menkominfo akan  menerbitkan kebijakan 4G di  1.800 MHz. “Detail isinya kita tunggu. Tetapi aturan itu akan membahas posisi penataan berdampingan dan kapan 4G di 1800 MHz bisa digelar,” paparnya.  

Masih menuruntya, hal yang terpenting nantinya dalam aturan yang dikeluarkan adalah tentang  kapan LTE-1800 boleh digelar, sekarang atau nanti setelah selesai penataan.

“Kalau yang pas adalah sekarang artinya boleh LTE-1800 dulu, baru penataan dilakukan sambil jalan. Kalau sudah boleh LTE, tak ada alasan lagi untuk mengatakan penataan amat sulit. Pasti akan berbalik nantinya,” prediksinya.

Positif
Secara terpisah, Deputy CEO XL Axiata Dian Siswarini mengakui hasil pertemuan dengan pemerintah soal frekuensi 1.800 MHz memberikan harapan yang cerah bagi 4G.

“Hasilnya bagus. Pokoknya sudah ada kejelasan tentang akan adanya Keputusan Menteri di pertengahan Februari tentang teknologi Netral dan penataan frekuensi 1.800 MHz. Masalah proses dan teknis bisa diselesaikan belakangan,” katanya kepada IndoTelko melalui pesan singkat.

President Director & CEO Indosat Alexander Rusli mengakui sudah ada pengerucutan masalah dari pertemuan tersebut. “Kita masih dikasih waktu oleh pemerintah untuk membahas. Ada dua isu, ditata dulu baru netral atau langsung dinetralkan sembari ditata. Hal yang pasti akan ada keluar keputusan Menteri pertengahan Februari mendatang,” tuturnya dalam pesan singkat kepada IndoTelko.

GCG BUMN
Sebelumnya, Menkominfo Rudiantara Menkominfo menjanjikan akan membuka frekuensi 1.800 MHz untuk 4G di kuartal I 2015. Setelah itu, pada pertengahan tahun atau semester kedua 2015, 4G bisa berjalan di spektrum 2.100 MHz yang selama ini digunakan untuk 3G.(id)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Idul Fitri IndoTelko
More Stories