telkomsel halo

Telkom Dukung Platform Baru e-Toll

08:11:51 | 19 Sep 2014
Telkom Dukung Platform Baru e-Toll
Arief Yahya (Dok)
JAKARTA (IndoTelko) – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) mengakui ikut mendukung uji coba platform baru dari e-toll yang bisa menerima produk uang elektronik dari multi bank.

“Kita memang ikut mendukung uji cobanya di pintu tol Kalimalang, Jakarta,” ungkap Direktur Utama Telkom Arief Yahya, kemarin.

Diungkapkannya, posisi Telkom dalam uji coba tersebut murni sebagai platform teknologi.”Soal issuer itu diserahkan ke perbankan. Kami hanya menyediakan teknologi yang lebih tepat dimana semua e-money milik perbankan bisa digunakan untuk e-toll,” pungkasnya.

Direktur Enterprise and Business Services Telkom Muhammad Awaluddin menambahkan, platform uang elektronik perseroan sudah banyak diadopsi di sektor transportasi. “Di Medan kami sudah komersialkan dengan Bank Sumut dan ada dua ribu pengguna. Kartu ini bisa digunakan untuk membayar tol dan kereta api bandara Kualanamu,” jelasnya.

Diungkapkannya, saat ini tanpa e-money transaksi kereta api bandara Kualanamu-Medan sebesar tiga ribu transaksi per hari, dimana nilai per transaksi Rp 80 ribu. Sedangkan per bulan mencapai 90 ribu hingga 100 ribu transaksi. E-money Bank Sumut untuk tahap awal akan mengambil porsi 10% atau ada sekitar 10 ribu transaksi dengan e-money setiap bulannya.

“Selanjutnya e-money Bank Sumut dengan dukungan Telkom  akan menggarap transaksi toll Belawan-Medan-Tanjung Morawa,” katanya.

Minim
Sebelumnya, Menteri BUMN Dahlan Iskan menyoroti minimnya transaksi e-toll karena antrian pembayaran masih panjang.  Pemicunya, sistem transaksi e-Toll Pass dengan On Board Unit (OBU) dinilai tidak efektif karena pengadaan perangkat lumayan mahal yakni sekitar  Rp 600 ribu per unit.

Belum lagi dalam penggunaan OBU harus membuat kendaraan melambat 10 km/jam.  Di beberapa titik jalan tol di Jakarta, penggunaan e-Toll Card baru mencapai 20%.

Teknologi baru yang akan diujicobakan kabarnya dibesut oleh Kapsch dari Swedia itu dinamakan on board unit single piece. Bentuk dan sistemnya sama seperti on board unit yang diterapkan di e-Toll Pass, namun lebih kecil dan ditempel di kaca kendaraan.

Inovasi baru ini tak memaksa kendaraan memperlambat lajunya sehingga waktu transaksi bisa di bawah 1 detik. Harganya pun sekitar Rp 200 ribu per unit.

Nantinya, sistem single piece ini akan terhubung dengan rekening bank pemilik kendaraan yang telah dipasangi single piece. Multi Bank nantinya bekerjasama dengan Telkom yang bertindak sebagai clearing house.

Pintu multi bank bisa bermain di e-toll terbuka pasca keluarnya aturan dari Bank Indonesia soal penggunaan e-money tak boleh eksklusif untuk sarana publik.     

Selama ini Bank Mandiri sebagai pengelola e-toll di Jakarta. Bank pelat merah ini pun telah memberikan sinyal akan membuka interkoneksi bagi kelompok Bank Himpunan Milik Negara (Himbara) seperti  BRI dan BNI.

GCG BUMN
Dalam catatan, Bank Mandiri mengeluarkan dana investasi sekitar Rp 40 miliar-Rp 50 miliar per tahun. Investasi itu untuk pengembangan infrastruktur dan teknologi informasi, seperti pendirian GTO dan alat pembaca kartu.(id)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Idul Fitri IndoTelko
More Stories