DOHA (IndoTelko) -- Perusahaan patungan milik Ooredoo dan Rocket Internet, Asia Pacific Internet Group (APACIG), akan menggenjot bisnis kuangan digital, terutama mobile payment, guna meningkatkan posisinya di bisnis digital Asia Tenggara.
"Kami berhasil meningkatkan value dari perusahaan pada tahun lalu. Tahun ini kami akan lebih agresif karena yakin pasar Asia Tenggara terus tumbuh terutama dari sisi penetrasi internet dan pendapatan," ungkap Group CEO Ooredoo Nasser Marafih, dalam rilisnya, Jumat (27/2).
Sepanjang 2014, perusahaan patungan ini melansir empat perusahaan yakni ShopWings, Printvenue, Helpling, dan SpaceWays. Selain itu juga berhasil mengelola operasional 14 perusahaan di 15 pasar Asia Pasifik seperti Singapura, Indonesia dan Myanmar.
Perusahaan ini biasanya menggelontorkan dana bagai pemain eCommerce, marketplaces, classifieds, lead generation, dan payment.
APACIG menggelontorkan dana sekitar US$ 25 juta untuk portal Carmudi dan sekitar US$ 19 juta untuk portal Lamudi di Februari lalu.
Tak hanya itu, pada awal 2015, melalui Philippine Internet Group menggandeng operator PLDT untuk menggenjot bisnis online di Filipina.
APCIG ikut juga meracik portal Daraz yang bermain di ritel consumer good di Myanmar, Pakistan dan Bangladesh.
Ada juga marketplace Kaymuan di Myanmar, Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka dan Nepal.
Portal pembanding harga dengan nama PricePanda di Singapura, Malaysia, Indonesia, Filipina dan Thailand.
Berikutnya ada portal lowongan kerja work.com.mm dan portal iklan kalsifikasi ads.com.mm di Myanmar.
Dijelaskannya, eCommerce adalah bisnis masa depan dari perseroan yang akan menjadi andalan bagi pasokan pendapatan di masa depan.
“Kerjasama dengan Ooredoo sangat bagus sejak awal. Kami sudah hadir di Australia, Bangladesh, dan Myanmar. Kami akan lanjutkan pertumbuhan positif yang terjadi dengan mengoptimalkan kekuatan Ooredoo seperti menyediakan pre install, pembayaran via mobile, dan SMS blast untuk meningkatkan pemasaran," tambah co-CEO APACIG Koen Thijssen.(dn)