JAKARTA (IndoTelkoa) – PT Computrade Technology International (CTI Group) ingin mengembangkan bisnisnya di kawasan ASEAN dengan mengumumkan kesiapannya menjadi mediator bagi para mitra bisnisnya, yakni independent software developer (ISV) dan system integrator.
”ASEAN saat ini merupakan salah satu kawasan di dunia dengan pertumbuhan belanja TI paling pesat. Belanja TI Malaysia tahun ini saja diperkirakan mencapai US$ 10,4 miliar, Filipina mencapai US$ 5,5 miliar dan Indonesia sendiri mencapai US$ 15,8 miliar," ungkap Direktur CTI Group Rachmat Gunawan dalam rilisnya.
Dijelaskannya, melalui kesiapan ini, CTI Group, sebagai distributor TI yang fokus pada penyediaan infrastruktur TI dari vendor-vendor terkemuka di dunia bersama dengan para mitra bisnis yang memiliki berbagai macam spesialisasi TI akan saling melengkapi untuk bersama-sama menemukan dan mendapatkan berbagai peluang bisnis baru di kawasan ASEAN.
Kesiapan CTI Group ini akan memungkinkan mitra bisnis untuk meningkatkan bisnis sekaligus mempersiapkan diri menyambut berlakunya ASEAN Economic Community tahun 2015 yang sangat kompetitif.
Diungkapkannya, kesiapan ini sejalan dengan telah beroperasinya anak perusahaan CTI Group, di Malaysia dan Filipina, serta akan menyusul di negara lainnya. Dengan demikian juga diharapkan para mitra bisnis untuk memperoleh manfaat bisnis yang lebih luas di tengah hadirnya pesaing-pesaing dari mancanegara yang semakin mudah berbisnis di Indonesia.
“Kami akan memanfaatkan kesuksesan bekerjasama dantumbuh bersama dengan para mitra bisnis di Indonesia dan menjadikan model untuk mendukung upaya kami menjadi distributor TI, asal Indonesia satu-satunya yang siap menjadi “The Southeast Asia’s IT Business Hub” di masa depan,” tambahnya.
Menurutnya, sebagai distributor TI yang fokus pada penyediaan infrastruktur TI, CTI Group memiliki keunggulan dan nilai lebih pada, pertama penguasaan pengetahuan teknologi termasuk ratusan engineer bersertifikat international serta memiliki hubungan baik dengan berbagai vendor TI terkemuka di dunia.
Kedua, adanya CTI Technology Center, fasilitas teknologi layaknya pusat inkubasi yang dapat digunakan untuk testing, proof of concept, live demonstration berbasis teknologi terkini.
Sekadar catatan, CTI Group merupakan distributor dan penyedia solusi infrastruktur dan layanan teknologi informasi (TI) terkemuka di Indonesia.
Didirikan pada 2003, CTI telah bertransformasi menjadi perusahaan induk (holding company) dengan beberapa anak perusahaan.
Saat ini CTI memiliki enam perusahaan TI di beberapa area sesuai dengan diferensiasi produk dan layanan, yaitu PT.Virtus Technology Indonesia, PT.Blue Power Technology, PT.Central Data Technology, PT.Xsis Mitra Utama, PT.Niagaprima Paramitra, PT. XDC Indonesia.(ss)