telkomsel halo

Bakrie Telecom Semakin Fokus Genjot Esia Talk

15:10:00 | 12 Jan 2016
Bakrie Telecom Semakin Fokus Genjot Esia Talk
Ilustrasi (dok)
JAKARTA (IndoTelko) – PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) semakin fokus menggenjot aplikasi perpesanan Esia Talk sebagai mesin pendapatan di era data.

EsiaTalk merupakan aplikasi untuk melakukan dan menerima pangilan suara dan pesan yang memiliki kelebihan tersendiri dibanding dengan aplikasi sejenis, dimana pengguna EsiaTalk dapat melakukan atau menerima panggilan suara dan pesan tidak hanya ke sesama pengguna EsiaTalk melainkan juga ke nomor telepon GSM dan PSTN lainnya.

Aplikasi yang  dilansir kuartal ketiga 2015 telah memiliki lebih dari 200.000 pengguna aktif. Aplikasi ini memperkuat posisi emiten dengan kode saham BTEL ini yang pertengahan tahun 2015 baru saja mendapatkan lisensi teleponi dasar selular dan sudah menjalin kesepakatan mengembangan bisnis 4G/LTE, sehingga  dapat mengembangkan kegiatan usaha perusahaan dengan lebih baik ke dan menjadi pemain signifikan era digital.

Salah satu hasil  Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa RUPSLB yang digelar pada Selasa (12/1),  menyetujui pengangkatan anggota direksi baru yaitu Taufan Eko Nugroho Rotorasiko sebagai Wakil Direktur Utama sebagai bagian dari upaya memperkuat management untuk melangkah maju ke depan.

“Bakrie Telecom telah mengambil strategi yang tepat pada era digital ini dengan peluncuran esiatalk nya dan rencana pengembangan ke 4G LTE. Pasar aplikasi messaging sangat menjanjikan karena gabungan whatsapp, Line dan KakaoTalk sudah mencapai lebih dari 50 juta pengguna di indonesia. Kedepannya kami akan terus meluncurkan produk digital yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (12/1).

Taufan menyelesaikan pendidikan di Strayer College Washington DC untuk meraih BSc Computer dan MBA dari UCLA-NUS. Kemudian berkarir di bidang teknologi informasi dan telekomunikasi di beberapa perusahaan di Amerika Serikat diantaranya Bell Atlantic dan Verizon.

Pengalaman Taufan di beberapa perusahaan teknologi multi nasional dipandang akan membawa angin segar bagi Perseroan.  Ditambah lagi pengalamannya dalam memimpin beberapa organisasi nasional akan menjadi faktor pendorong gerak organisasi perseroan dalam menyambut tantangan masa depan.

"Aplikasi-aplikasi digital yang kami miliki dan kesempatan mengembangkan layanan 4G/LTE bersama mitra jaringan akan meningkatkan kinerja perseroan ke depan bahkan membuka peluang peluang baru yang sebelumnya tidak terbayangkan. Bergabungnya Pak Taufan dengan pengalaman-pengalaman sebelumnya diyakini dapat mempercepat terlaksananya strategi-strategi kami tersebut" tambah Direktur Utama Bakrie Telecom Jastiro Abi.    

Keluarnya pernyataan terbaru dari Bakrie Telecom ini seperti ingin menepis kabar miring yang banyak beredar belakangan tentang nasib dari pemilik merek dagang esia ini.  

GCG BUMN
Sebelumnya beredar kabar karena kesulitan keuangan Bakrie Telecom menyetop layanan  di luar Jakarta dan Bandung sejak 1 Januari 2016. Tak hanya itu, di media sosial beberapa waktu lalu juga sempat dihebohkan dengan cuitan dari karyawan Bakrie Telecom yang belum dibayarkan gajinya.(id)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Idul Fitri IndoTelko
More Stories